manjakani

Buah Majakani yang Super Manfaat

Buah manjakani disebut-sebut memiliki banyak manfaat, terutama bagi kesehatan di area kewanitaan. Tanaman manjakani atau Quercus infectoria adalah tanaman obat yang banyak dijual dalam bentuk bubuk. Salah satu manfaat buah manjakani yang paling populer adalah untuk kesehatan organ reproduksi perempuan.

Buah manjakani dapat ditemukan di berbagai negara Asia, Yunani, dan Iran. Pohon manjakani biasanya tumbuh setinggi dua meter. Bagian manjakani yang sering dimanfaatkan adalah “gall” atau tumor akibat pertumbuhan abnormal tanaman.

Buah manjakani dipercaya baik bagi kesehatan karena memiliki sifat antioksidan yang tinggi. Penelitian menunjukkan bahwa manjakani juga mengandung senyawa fenolik dan flavonoid yang tinggi. Manjakani juga mengandungmineral penting seperti kalsium, magnesium, fosfor, kalium, zinc, zat besi, dan mangan.

google.com

Dapat Mengobati Keputihan
Manfaat manjakani yang pertama adalah sebagai obat untuk mengurangi dan menghilangkan keputihan. Manjakani adalah obat herbal yang sudah cukup dikenal di kalangan para wanita sebagai obat yang dapat membersihkan area kewanitaan.

Hal ini memang benar adanya, karena manjakani memang mampu mengatasi keputihan akibat jamur. Penyebab keputihan salah satunya adalah infeksi jamur. Jamur tersebut biasa dikenal dengan istilah jamur Candida dan dapat menyebabkan kandidiasis pada moss v.

Kandidiasis miss v ditandai dengan keputihan dan beberapa gejala lainnya termasuk kemerahan, gatal, bengkak, dan sakit ketika berhubungan seksual. Penelitian telah menunjukkan bahwa ekstrak manjakani terbukti ampuh untuk mengatasi keputihan akibat infeksi jamur Candida.

Mengencangkan Area Kewanitaan
Manfaat manjakani yang kedua adalah sebagai obat untuk menambah kekencangan dan kerapatan pada area kewanitaan. Manjakani diketahui mengandung zat tannin yang mampu membantu meremajakan area kewanitaan.

Dengan kandungan zat tersebut, penggunaan atau konsumsi manjakani secara rutin dapat mengencangkan otot di area kewanitaan dan membuatnya menjadi elastis kembali. Terdapat penelitian yang menyebutkan bahwa ekstrak manjakani yang digunakan secara topikal dapat meningkatkan orgasme pada hubungan seksual, mengencangkan miss v, menambah produksi pelumas pada miss v dan mencegahnya dari kekeringan. Efek antimikroba pada manjakani juga dapat membantu mencegah terjadinya infeksi pada organ kewanitaan.

Membantu Jaga Kesehatan Pencernaan
Manfaat manjakani yang ketiga adalah bantu menjaga kesehatan saluran cerna. Jamur Candida ternyata tidak hanya berbahaya bagi area kewanitaan, tetapi juga berbahaya bagi usus dan saluran pencernaan. Jamur Candida dapat menyebabkan masalah pencernaan pada tubuh. Pertumbuhan jamur Candida yang berlebihan pada saluran cerna dapat dikaitkan dengan penyakit kolitis ulseratif dan penyakit cronh. Manfaat manjakani ternyata dapat melawan pertumbuhan jamur penyebab gangguan pencernaan ini.

Selain itu, manjakani juga bermanfaat untuk masalah pencernaan lain seperti diare kronis, disentri,sindrom iritasi usus besar, hingga prolaps rektum. Disarankan juga bagi Anda yang menderita penyakit-penyakit ini untuk berkonsultasi ke dokter guna penanganan dan diagnosa yang lebih lanjut.

Bantu Jaga Kesehatan Tulang dan Sendi
Manfaat manjakani yang ke empat adalah untuk membantu menjaga kondisi kesehatan tulang dan sendi. Manjakani diketahui dapat mencegah osteoporosis atau kondisi dimana kepadatan tulang telah menurun dan menyebabkan tulang menjadi rapuh.Osteoporosis sendiri adalah salah satu gangguan tulang paling umum. Manjakani memiliki kandungan antioksidan yang tinggi dan juga mengandung berbagai mineral penting. Kandungan-kandungan inilah yang dipercaya dapat membantu menjaga kesehatan tulang secara jangka panjang dan mencegah terjadinya osteoporosis.

Manfaat manjakani selain mencegah osteoporosis adalah ikut membantu menjaga kesehatan sendi. Manfaat ini masih berkaitan dengan khasiat manjakani yang ampuh melawan jamur Candida.
Jamur Candida apabila dibiarkan dan tidak diobati, akan masuk ke dalam aliran darah dan menyebar ke seluruh tubuh. Sehingga, jamur kemudian menginfeksi persendian dan dapat menyebabkan terjadinya radang sendi seperti kaku, pembengkakan, dan nyeri sendi. Biasanya, lutit dan pinggul adalah bagian tubuh yang paling sering terserang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *